Bioku Chick Layer

Bioku Chick Layer Dapat Digunakan Untuk Ayam Petelur, Ayam Arab, Ayam Kampung Petelur Dan  Bebek Petelur

BIOKU merupakan generasi baru probiotik yang terdiri dari mikroba-mikroba fungsional Bacillus subtilis, Lactobacillus sp. dan saccharomyces cerevisiae dengan jumlah masing-masing lebih besar dari 100 juta sel per liter produk. Berbeda dengan produk probiotik lain yang masih banyak di proses secara tradisional, bioku di proses secara modern dengan tehnik BIOTEKNOLOGI (JAPAN TECHNOLOGY) dan melalui suatu rangkaian pengujian control kualitas ketat sehingga produk bioku mempunyai standard kualitas yang sama untuk setiap batch.

Bacillus Subtilis, Lactobacillus Sp. Dan Saccharomyces Cerevisiae  merupakan mikroba-mikroba  unggul dalam meningkatkan produktivitas hewan ternak baik sebagai penambah berat badan untuk ayam, kambing, sapi, babi, dll. Bacillus Subtilis, Lactobacillus Sp. Dan Saccharomyces Cerevisiae juga menjaga kesehatan hewan ternak sehingga mampu untuk menurunkan tingkat kematian .

Bacillus subtilis sangat istimewa sebagai probiotik karena mempunyai dinding sel yang keras sehinggga bertahan terhadap asam lambung yang mempunyai keasaman tinggi dan mampu memproduksi enzim-enzim amylase, protease cellulose xylanase dll. yang sangat berperan dalam penguraian bahan-bahan organic rantai panjang dalam pakan, sehingga memaksimalkan penyerapan nutrisi dalam system pencernaan secara khusus protein (lampiran hasil uji lab. Pakan/kotoran ayam. Pusat studi pangan dan gizi. UGM.

Bacillus Subtilis berperan sebagai agensia Immunostimulatory yaitu dengan menseksesikan Immunoglobulin A (IgA), memelihara kesehatan usus secara optimal dengan menstimulasi pertumbuhan mikroba-mikroba baik dalam system pencernaan hewan ternak sebagai contoh Lactic Acid Bacteria (LAB), memproduksi subtansi alamiah yang menekan pertumbuhan mikroba-mikroba merugikan. Dan meningkatkan pertumbuhan bakteri-bakteri laktat karena oksigen di pakai oleh Bacillus Subtilis sehingga suasana menjadi anaerob yang sesuai untuk pertumbuhan LAB.

Peran Lactobacillus Sp. Adalah memproduksi asam-asam organic yang berfungsi sebagai “acidifier” untuk menekan pertumbuhan mikroba-mikroba pathogen. Dengan pH gastrointestinal rendah juga akan mensuport kerja “endogenous digestive enzimes”, menjaga keseimbangan “normal intestinal microflora”, meningkatkan toleransi terhadap laktosa dan kecernaan produk-produk susu. mensintesa vitamin-vitamin B-kompleks serta memproduksi bacteriocin yang berguna untuk membunuh bakteri-bakteri pathogen.

Peran Saccharomyces Cerevisiae adalah menstimulasi imunitas non spesifik, hal ini di karenakan Glucan yang terdapat pada dinding sel akan menstimulasi terbentuknya system immune hewan, yaitu dengan memperkuat pertahanan inang melalui terbentuknya macrophage dan produk-produk turunan macrophage seperti cytokines. Jadi dalam hal ini glucan di pertimbangkan sebagai immunoamplifier. Disamping Saccharomyces cerevisiae  dapat membentuk dan meningkatkan Immunoglobulin A (IgA) dan melepaskan senyawa-senyawa Immunoglobulin. mengsekresikan enzim serine protease yang akan menghidrolisa toksin A dari Clostridium difficile. dan dapat meningkatkan ketahanan terhadap infeksi bakteri-bakteri gram negative, serta mengabsorbsi berbagai mikotoksin.

Saccharomyces Cerevisiae juga berperan memberikan efek antagonistic terhadap mikroba-mikroba pathogen, hal ini karena Saccharomyces Cerevisiae memiliki α-D- mannan pada lapisan luar dinding sel (fimbrial layer) yang akan mengikat bakteri-bakteri pathogen yang mempunyai fimbrial adhesin dan kemudian mengeluarkannnya dari saluran pencernaan. Mannan juga berfungsi sebagai antioksidan , antimutagenik serta menekan aktivitas toksik dari mikotoksin melalui interaksi dengan metabolit-metabolit radikal toksik.

Adapun peran yang lain dari Saccharomyces Cerevisiae adalah Menghambat aksi toksin dan sebagai “ natural growth stimulator”

Kandungan Saccharomyces Cerevisiae

  • Kaya akan serat
  • Kaya akan vitamin-vitamin B , enzim-enzim dan asam-asam amino yang merupakan “growth factors” bagi inang.
  • Kaya akan β-1, 3-D-Glucans dan α-D-Mannan dengan jumlah mencapai 90% berat kering dinding sel.
  • Mereduksi level LDL kolesterol

Kandungan BIOKU Chick Layer

  • Saccharomyces cereviseae ≥ 10 ⁸ cfu/ltr
  • Bacillus subtilis ≥ 10 ⁸ cfu/ltr
  • Lactobacillus ≥ 10 ⁸ cfu/ltr
  • Metabolit hasil metabolisme microorganisme : enzym,asam amino,faktor tumbuh dan vitamin

Bentuk Sediaan BIOKU Chick Layer

Bentuk Sediaan BIOKU Chick Layer adalah Liquid, berwarna coklat gelap.

Keunggulan BIOKU Chick Layer

  • Meningkatkan penyerapan nutrient dalam pakan
  • Menurunkan kadar amoniak pada kotoran ayam
  • Mengendalikan bakteri phatogen dan efek negative nya
  • Menstimulasi pembentukan sistem kekebalan tubuh hewan
  • Memperbaiki kualitas telur
  • Menurunkan ph saluran pencernaan
  • Menurunkan feed conversion ratio (FCR)
  • Meningkatkan sanitasi kandang
  • Mengurangi angka kematian
  • Mengurangi stress pada ayam
  • Menurunkan kadar amoniak pada kotoran ayam
  • Berpotensi mengurangi pemakaian kaporit / klorin
  • Berpotensi mengurangi penggunaan vitamin dan antibiotic

Kemasan BIOKU Chick Layer

Tersedia kemasan botol @ 1 liter

Dosis dan Aplikasi

            Bioku Chick Layer dapat di gunakan untuk ayam Petelur, ayam Arab, Ayam kampung petelur dan  bebek Petelur.

  1. Aplikasi Bioku Melalui Air Minum
  • Berikan Bioku Chick Layer setiap pemberian minum ayam dengan dosis : 0,5-1 ml / liter air minum ayam.
  1. Aplikasi Bioku Melalui Kocor Pakan
  • Campurkan 50-100 ml Bioku Chick Layer dalam 2-3 liter air untuk pakan 1 zak / 50 kg
  • Kocorkan dalam piringan tempat pakan ayam.
  1. Aplikasi Bioku Melalui Fermentasi Pakan
  • Campurkan 12 lt Bioku Chick Layer dalam 30-40 liter air untuk per Ton
  • Semprotkan/aduk secara merata.
  • Masukan dalam karung kembali dan tutup. Biarkan terfermentasi selama 24-48 jam.
  • Pakan yang di fermentasi dengn BIOKU tidak menimbulkan jamur.

BIOKU Chick Layer Tahan Terhadap Antibiotik

Berdasarkan uji kontak langsung antara mikroba dengan 2 jenis antibiotic yaitu Enrofloxacin dan Cyprofloxacin (sesuai dosis anjuran) selama 48 jam pada suhu ruang (32 ºC) di laboratorium mikrobiologi PT INDO ACIDATAMA Tbk. Karang anyar, solo  di peroleh hasil sebagai berikut:

  1. Antibiotik Enrofloxacin setelah masa inkubasi terjadi peningkatan jumlah mikroba total sebanyak 15 kali lipat (data terlampir)
  2. Antibiotik Ciprofloxacin setelah masa inkubasi terjadi peningkatan jumlah mikroba total sebanyak 2 kali lipat (data terlampir)

Berdasarkan percobaan di atas maka dapat di simpulkan bahwa penambahan antibiotic jenis Enrofloxacin dan Ciprofloxacin tidak berpengaruh terhadap daya hidup mikroba dalam BIOKU.